Program 2025

PROGRAM KEGIATAN SNH2PM 2025

Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam menjalankan tridarma, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dari ketiga pilar tersebut, pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk nyata kontribusi akademik dalam memecahkan berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu tombak implementasi peran akademisi perguruan tinggi untuk mengaplikasikan keahlian atau hasil penelitian serta pengajarannya. Setiap tahun Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sebagai representasi pemerintah menggelontorkan dana pengabdian masyarakat kepada dosen dengan berbagai skema, pun dengan masing-masing perguruan tinggi. Harapannya, program-program pengabdian kepada masyarakat itu dapat terhilirkan kepada masyarakat dalam wujud program-program produktif serta edukatif  yang dapat meningkatkan kesejahteraan, pengetahuan, dan kompetensi masyarakat. Dalam konteks pendidikan vokasi, pengabdian kepada masyarakat menjadi wadah yang relevan untuk mengintegrasikan keterampilan teknis, inovasi terapan, serta kemitraan industri guna memberikan solusi praktis dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasional berkomitmen untuk mengembangkan kegiatan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada hasil dan kebermanfaatan nyata. Melalui pendekatan berbasis keilmuan terapan, SV UGM mendorong kolaborasi lintas sektor antara dosen, mahasiswa, pemerintah, serta mitra industri. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas program pengabdian, tetapi juga memperluas jangkauan dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing industri nasional.

Perubahan dinamika sosial dan ekonomi yang begitu cepat menuntut model pengabdian masyarakat yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. Dunia industri, dengan sumber daya dan pengalaman aplikatifnya, memiliki potensi besar dalam mendukung kegiatan pengabdian masyarakat, baik melalui transfer teknologi, pendampingan kewirausahaan, maupun pemberdayaan komunitas berbasis potensi lokal. Oleh karena itu, sinergi antara perguruan tinggi vokasi dan industri menjadi kunci penting untuk menciptakan program pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada output, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang terhadap masyarakat.

Dalam semangat tersebut, Sekolah Vokasi UGM menyelenggarakan Seminar Nasional Hasil-Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (SNH2PM) 2025 sebagai wadah diseminasi dan pertukaran pengetahuan terkait praktik baik, inovasi, serta hasil kolaborasi pengabdian yang telah dilaksanakan. Seminar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring antara akademisi, praktisi industri, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan model pengabdian masyarakat yang terukur, relevan, dan berkesinambungan.

Dengan mengusung tema “Kolaborasi Sekolah Vokasi UGM dan Mitra Industri dalam Pengabdian Masyarakat yang Berdampak dan Berkelanjutan,” kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekosistem kolaboratif antara dunia pendidikan dan dunia kerja, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap terwujudnya masyarakat mandiri, produktif, dan berdaya saing di era transformasi industri dan teknologi saat ini.